Critical Thinking & Problem Solving | SDI DeHa
Critical Thinking & Problem Solving
Think, Explore, Analyse and Solve
SD Islam Internasional Darul Hikmah
Kompleks Pondok Pesantren Darul Hikmah · Gumantuk, Maduran, Lamongan

Berpikir dengan rasa ingin tahu
Critical Thinking & Problem Solving di SD Islam Internasional Darul Hikmah (SDI DeHa) mengajak siswa memahami persoalan sebelum mencari jawaban. Di kompleks Pondok Pesantren Darul Hikmah, Gumantuk, Maduran, Lamongan, kemampuan ini dikembangkan bersama English communication dan Islamic character. Anak dibimbing menjadi curious learners yang berani bertanya, sekaligus santun ketika menilai gagasan dan bekerja dengan orang lain.
Merumuskan persoalan
Inquiry dapat dimulai dari pertanyaan “What is the problem?” dan “What do we know?”. Siswa belajar membedakan informasi yang tersedia dari hal yang masih perlu dicari. Guru membantu memperjelas persoalan sesuai usia, sehingga anak tidak sekadar menebak jawaban. Questioning membangun kebiasaan memperhatikan konteks, mengamati, dan menyampaikan rasa ingin tahu dengan bahasa yang dapat dipahami.
Analyse dan compare
Pertanyaan “Why did it happen?” membuka ruang untuk menghubungkan sebab dan akibat secara sederhana. Analysing information melatih anak melihat kesamaan, perbedaan, serta alasan yang mendukung jawaban. Comparing solutions membantu mereka menyadari bahwa satu persoalan dapat memiliki beberapa cara. Critical thinking bukan kebiasaan membantah semua hal, melainkan kesungguhan memeriksa alasan dan bersedia memperbaiki pemahaman.
Decision making yang bertanggung jawab
“What can we do?” dan “Can you find another solution?” mengajak siswa memilih langkah, mencoba, serta melihat dampaknya. Dalam collaboration, anak berlatih mendengarkan pendapat teman dan menyampaikan “I agree because…” atau alasan lain secara santun. Keputusan perlu mempertimbangkan keselamatan, kejujuran, dan kepedulian. Dengan demikian, kemampuan memecahkan masalah tetap terhubung dengan nilai Islam.
Reflection dan resilience
Mistakes are part of learning: kesalahan dapat menjadi informasi untuk memperbaiki strategi. Reflection membantu siswa melihat apa yang berhasil, apa yang belum, dan langkah berikutnya. Resilience dibangun melalui tantangan yang sesuai kemampuan serta dukungan yang wajar. SDI DeHa mengarahkan perkembangan Independent Thinkers dan Responsible Problem Solvers yang mampu menggunakan ilmu, mencari bantuan ketika perlu, dan menghadapi proses belajar dengan kesungguhan.


Materi cetak dapat memuat kontak lama. Informasi penerimaan dan pelaksanaan terbaru: WhatsApp 0813-3333-7307. SDI DeHa disiapkan untuk tahun pelajaran 2027/2028; rincian pelaksanaan mengikuti ketentuan resmi sekolah.